5 Penyakit yang Meningkatkan Risiko Hipotiroidisme

Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif) adalah suatu kondisi di mana kelenjar tiroid Anda tidak memproduksi cukup hormon tertentu, atau terjadinya penurunan sintesis dan sekresi hormon tiroid di kelenjar tiroid. Faktor risiko utama yang menyebabkan hipotiroidisme adalah riwayat kesehatan keluarga.

Wanita, terutama dengan usia lebih dari 50 tahun, lebih mudah untuk menderita hipotiroidisme. Hipotiroidisme mengganggu keseimbangan normal reaksi kimia dalam tubuh Anda. Umumnya penyakit hipotiroidisme tidak menunjukkan gejala yang jelas diawal, namun pada sebagian kasus terjadi gejala berupa, kelelahan, kelesuan, meningkatnya sensitivitas terhadap dingin, sembelit, kulit pucat, kering,wajah bengkak, suara serak, tingkat kolesterol darah tinggi, kenaikkan berat badan, sakit, nyeri dan kekakuan pada otot dan sendi, dll. Lalu penyakit apa saja yang bisa memperparah keadaan hipotiroidisme Anda? Berikut ini kami jelaskan 5 penyakit yang meningkatkan risiko hipotiroidisme.

5 Penyakit yang Meningkatkan Risiko Hipotiroidisme

5 Penyakit yang Meningkatkan Risiko Hipotiroidisme

Penyakit autoimun
Adalah salah satu faktor risiko yang menyebabkan hipotiroidisme. Penyakit ini juga sering disebut sebagai kondisi dimana tubuh menghasilkan antibodi yang menyerang kelenjar tiroid dan menyebabkan penurunan sekresi hormon tiroid.

Baca Juga mengenai obat hipertiroid alami

Kekurangan yodium
Mengonsumsi makanan yang kurang yodium menampilkan hipotiroidisme sebagai efeknya. Untungnya, kini telah banyak masyarakat yang menyadari pentingnya mengonsumsi yodium.

Diabetes tipe 1
Tak seperti diabetes tipe 2, penyakit diabetes tipe 1 merupakan penyakit keturunan yang disebabkan oleh autoimunitas. Oleh karena itu, ada kemungkinan tinggi diabetes tipe 1 terkena hipotiroidisme berdasarkan pada kondisi autoimun.

Menopause
Menopause menyebabkan banyak perubahan hormonal dalam tubuh. Kondisi ini meningkatkan berbagai risiko kesehatan termasuk hipotiroidisme. Selain itu, beberapa wanita berisiko mengalami hipotiroidisme pasca melahirkan.

Kelenjar pituatari
perubahan dalam kelenjar pituatari dapat menyebabkan sekresi rendah dari hormon tiroid. Pasalnya, kelenjar pituitari mengatur sekresi TSH (thyroid stimulating hormone) sehingga meningkatkan risiko hipotiroidisme. Meskipun tak lazim terjadi.

Baca juga artikel kesehatan mengenai faktor penyebab timbulnya penyakit gondongan

Itulah 5 penyakit yang bisa memperparah penyakit hipotiroidisme dan memicu timbulnya penyakit hipotiroidisme. Semoga bermanfaat dan semoga lekas sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

24

PROMO MENARIK BULAN INI

  • Untuk pembelian minimal 1-2 botol, kami berikan pelayanan istimewa dengan sistem, "Kirim Barang Dulu, Setelah Barang Sampai, Baru Bayar"
  • Bila anda memesan melalui kami, dapatkan layanan konsultasi gratis selama 24 jam non stop.
  • (Syarat Dan Ketentuan Berlaku)

QnC Jelly Gamat

Harga Rp. 155.000,- (belum termasuk ongkir)

Untuk pemesanan QnC Jelly Gamat ketikkan sms seperti format berikut :

HTAG : Jumlah pesanan : Nama : Alamat Lengkap : No. Hp/Telepon

Kirim ke : 085.223.944.949

BARANG SAMPAI DENGAN BAIK - LALU TRANSFER

Hubungi Kami

Aryanto Herbal

Jl.Cikunteun Indah Gg. Situmuhani Rt. 05/012 Kel. Sambongjaya Kec. Mangkubumi Kota. Tasikmalaya Jawa Barat 46181

Layanan Konsultasi :
Erma Saparillah
Status YMDe Bibah Zenabiah
Status YM
cara pemesanan QnC Jelly Gamat
085.223.944.949 (line sms)
0265-339207 (line telepon)

Layanan

DEMI KEPERCAYAAN DAN KENYAMAN PEMBELI, MAKA KAMI MENYEDIAKAN SISTEM PELAYANAN
"BARANG SAMPAI DI TANGAN ANDA, BARU ANDA TRANSFER PEMBAYARAN"

Beli lebih banyak, lebih hemat dan Dapatkan discount + potongan ongkir juga, Cek Info Disini !!!